Nyiurpos.com, Manado – Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara menggelar SMK Expo 2026 serta lomba seni budaya dan pertandingan olahraga tingkat SMA/SMK.

Kegiatan ini berlangsung pada 30 April hingga 2 Mei 2026 di Kantor Gubernur Sulut dan sejumlah sekolah. Ratusan siswa SMA/SMK se-Sulut dilibatkan dalam rangkaian acara tersebut.

Koordinator Pelaksana, Bravo Turangan ST, mengatakan kegiatan ini bertujuan memeriahkan Hardiknas sekaligus menunjukkan karya dan bakat siswa ke masyarakat luas.

“SMK Expo, seni budaya, serta olahraga ini ingin memperlihatkan bahwa siswa SMA dan SMK di Sulut punya banyak karya dan bakat,” ucap Bravo yang juga Kabid GTK Dikda Sulut, Jumat (1/5/2026).

Bravo menjelaskan, Kadis Dikda Dr. Femmy Suluh bersama jajaran telah merancang acara ini sejak jauh hari. Puncak acara digelar Sabtu, 2 Mei 2026 dengan upacara Hardiknas di Kantor Gubernur Sulut.

Kegiatan SMK Expo, dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur Sulut, diikuti puluhan SMK. Menampilkan hasil karya siswa mulai dari produk teknologi, hingga kuliner.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Untuk Seni Budaya, perlombaan Kolintang, Maengket, Masamper, dan tarian daerah lain oleh siswa SMA/SMK.

Sedangkan Olahraga, pertandingan bola voli di SMA Negeri 1 Manado, tenis meja di beberapa sekolah, dan catur di kompleks Kantor Gubernur.

Gubernur Sulut Yulius Selvanus meninjau langsung SMK Expo pada Kamis, 30 April 2026. Didampingi Kadis Dikda Femmy Suluh, Gubernur mencicipi produk makanan ringan dan kue karya siswa serta berdialog dengan peserta.

Saat mengunjungi tenda-tenda sekolah, Gubernur memberikan apresiasi atas kreativitas siswa SMK Sulut.

SMK Expo masih dibuka hingga Sabtu, 2 Mei 2026 sore di Halaman Depan dan Gedung Mapalus Kantor Gubernur.

Sejumlah Kepala SMK kepada Jurnalis Sumikolah Sulut mengatakan bangga bisa ikut SMK Expo 2026.

“Kami bangga bisa ikut SMK Expo dan menampilkan karya terbaik sekolah. Terima kasih atas kunjungan dan apresiasi Bapak Gubernur,” ujar salah satu Kepsek SMK yang enggan disebut namanya. (pri)