Nyiurpos.com – Jakarta – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Terbaru, PLN meningkatkan pasokan listrik sebesar 300 Mega Volt Ampere (MVA) untuk Wilayah Kerja (WK) Rokan di Riau yang dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Tambahan kapasitas tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJTBL) antara PLN, PHR, dan PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara (MCTN) yang digelar beberapa waktu lalu.
“Kami ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang terjalin baik dalam PJBTL antara MCTN dan PHR untuk penyambungan daya listrik berkapasitas 300 MVA,” ujar Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Prianto, dalam keterangan tertulis, Minggu (28/9/2025).
Pasokan Listrik Dilakukan Bertahap Sesuai Kebutuhan
Adi menjelaskan bahwa kerja sama ini akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan operasional PHR.
Tahap pertama mencakup pasokan listrik sebesar 100 MVA dari sistem Sumatra. Dari jumlah tersebut, 70 MVA merupakan sambungan tegangan tinggi di Balam dan Petapahan yang ditargetkan Commercial Operation Date (COD) pada Oktober 2027.
Sementara itu, 30 MVA lainnya merupakan sambungan tegangan menengah di Dumai dan Rumbai dengan target COD pada Oktober 2026.
Untuk memastikan pasokan listrik ke PHR berjalan optimal, MCTN – anak usaha PLN – akan menyediakan fasilitas converter yang mengubah frekuensi layanan dari standar 50 Hertz (Hz) menjadi 60 Hz.
Fasilitas Converter Perkuat Keandalan Sistem
Dengan mempertimbangkan fleksibilitas dan keandalan, PLN juga akan menyiapkan fasilitas pasokan listrik dari jaringan Sumatra yang dilengkapi converter berkapasitas total 175 MW (210 MVA). Fasilitas ini terdiri atas:
150 MW (180 MVA) sambungan tegangan tinggi
25 MW (30 MVA) sambungan tegangan menengah
“PLN berkomitmen untuk bersinergi dan menyediakan suplai listrik andal guna menjawab kebutuhan PHR saat ini maupun di masa depan. Keandalan listrik di WK Rokan akan menjaga kesinambungan produksi energi nasional yang hasilnya kembali untuk masyarakat, mulai dari penerimaan negara hingga dukungan bagi pembangunan,” ujar Adi.
WK Rokan: Tulang Punggung Produksi Energi Nasional
WK Rokan dikenal sebagai salah satu ladang minyak terbesar di Indonesia yang menjadi tulang punggung produksi minyak nasional.
Untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan energi, WK Rokan membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan andal.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, keberadaan listrik yang andal akan memperkuat langkah PHR dalam mengelola mature field di WK Rokan.
“Dengan adanya Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik ini, kita akan menambah keandalan listrik di Rokan dan menjaga produksi nasional,” jelas Oki.










Tim Redaksi