Nyiurpos.com – Lombok – 5 November 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Indonesia di kancah internasional. Ocha Nia Martcya Situmorang, mahasiswi Program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi PLN (ITPLN), berhasil meraih penghargaan Best Presenter pada ajang bergengsi International Conference on Advanced Technologies in Energy and Informatics (ICATEI) 2025 yang digelar di Hotel Merumatta, Lombok, pada 22–23 Oktober 2025.
Penghargaan tersebut diberikan atas presentasi riset bertajuk “Smart Parking berbasis YOLOv8-Tiny yang dioptimasi dengan OpenVINO”, sistem deteksi parkir cerdas yang dapat bekerja secara real-time dan efisien tanpa membutuhkan server besar.
“Saya sangat bersyukur dan senang bisa terpilih sebagai Best Presenter di ICATEI 2025. Ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga hasil kerja keras tim kami,” ujar Ocha Nia Martcya Situmorang, Jumat (24/10/2025).
Mahasiswi asal Medan itu mengaku sempat gugup saat mempresentasikan penelitiannya di hadapan peserta dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Malaysia, Filipina, dan Irak. Namun, pengalaman tersebut menjadi tantangan yang membuka wawasan baru.
“Itu pengalaman luar biasa yang membuat saya semakin bangga bisa membawa nama ITPLN bersaing di tingkat internasional,” tuturnya.
Riset yang dikembangkan Ocha bersama tim dosen — Dr. Darma Rusjdi, Agus Mulyanto, dan Atikah Rifdah Ansyari — memanfaatkan model deep learning YOLOv8-Tiny yang dikombinasikan dengan OpenVINO, teknologi optimasi model agar sistem berjalan lebih cepat di perangkat kecil.
Hasilnya, sistem Smart Parking ini mampu mengenali ketersediaan ruang parkir secara otomatis dan membantu mengurangi antrean kendaraan di area padat.
Konferensi ICATEI 2025 diikuti oleh para peneliti dan akademisi dari berbagai negara. Dalam ajang tersebut, peserta asal Indonesia mendominasi sejumlah penghargaan. Selain Ocha, penghargaan Best Presenter juga diraih oleh Sophia Mae M. Gascon (Filipina), Deepak Kole (Amerika Serikat), dan beberapa peserta lainnya.
Sementara itu, penghargaan Best Paper diberikan kepada Fabian Rashed Majduddin (Indonesia), diikuti Suad Ibrahim Shahl (Irak) dan Marwan Rosyadi dari ITPLN. Adapun kategori Best Chair diraih oleh Dr. Nadia Paramita, Rosida Nur Aziza, dan Septiannissa Azzahra.
ICATEI 2025 menjadi bukti bahwa kiprah akademisi muda Indonesia kian diakui dunia. Melalui riset-riset inovatif seperti Smart Parking berbasis AI buatan Ocha, generasi muda Tanah Air menunjukkan bahwa teknologi karya anak bangsa mampu bersaing di panggung internasional.










Tim Redaksi