Nyiurpos.com, SANGIHE – Setelah upaya pencarian intensif selama dua hari, Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel TNI dan Polri dari Ditpolairud Polda Sulut akhirnya berhasil menemukan korban hilang di perairan Pantai Gihang, Kampung Bahu Mala, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Korban yang diidentifikasi sebagai Fadel Surupati (18), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat pagi, 17 April 2026.
Peristiwa nahas ini bermula pada Kamis, 16 April 2026, sekitar pukul 11.20 WITA. Saat itu, korban bersama saudaranya, Calvin Surupati (15), tengah melakukan aktivitas memanah ikan di perairan laut dangkal. Namun, hingga pukul 12.20 WITA, saksi menyadari bahwa korban tidak kunjung muncul ke permukaan.
Keluarga korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan pemerintah kecamatan, yang kemudian berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memulai proses pencarian.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada Jumat pagi sekitar pukul 08.55 WITA. Crew KP. XV-2006 Ditpolairud Polda Sulut bersama tim gabungan menemukan jasad korban mengapung pada jarak kurang lebih 250 meter dari bibir pantai.
Pihak keluarga telah mengonfirmasi identitas korban berdasarkan ciri-ciri fisik yang ditemukan di lokasi. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan berakhir.
Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban sekaligus memberikan apresiasi atas sinergitas tim di lapangan.
“Kami menyampaikan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Fadel Surupati. Keberhasilan penemuan ini adalah hasil kerja keras dan koordinasi yang solid antara Ditpolairud, TNI, serta masyarakat setempat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat, khususnya warga pesisir, agar selalu mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di laut.
“Gunakan peralatan pengaman, terutama di kondisi cuaca atau arus yang tidak menentu. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegas Kombes Pol Bayuaji.










Tim Redaksi