Nyiurpos.com, SITARO – Polres Kepulauan Sitaro melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melaksanakan pemeriksaan keamanan pangan terhadap program makanan bergizi di SPPG Bahu, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan dimulai sejak pukul 05.00 WITA untuk memastikan makanan yang akan dibagikan kepada pelajar aman dan layak konsumsi.

Tim Food Safety Sidokkes melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh menu makanan yang diproduksi di dapur SPPG Bahu.

Menu yang diperiksa terdiri dari nasi putih, ayam krispi, tempe goreng, cah labu siam, jeruk, dan sambal.

Petugas melakukan dua tahapan pemeriksaan, yakni uji kimia dan pemeriksaan organoleptik terhadap makanan.

Pemeriksaan kimia dilakukan guna mendeteksi kandungan zat berbahaya seperti formalin, boraks, dan methanyl yellow.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel makanan negatif dari kandungan bahan berbahaya tersebut.

Sementara pemeriksaan organoleptik meliputi bau, rasa, dan warna makanan juga menunjukkan hasil normal.

Dengan hasil tersebut, makanan dinyatakan aman dan layak dikonsumsi para pelajar penerima manfaat program.

Selain pemeriksaan keamanan pangan, tim juga melakukan penilaian kandungan gizi pada setiap porsi makanan.

Pada porsi besar, makanan mengandung energi sebesar 759,45 kkal dengan protein 26,35 gram dan karbohidrat 101,58 gram.

Sedangkan porsi kecil memiliki kandungan energi 507,48 kkal dengan protein 19,21 gram dan serat 6,46 gram.

Sebanyak 965 porsi besar dan 197 porsi kecil didistribusikan kepada para pelajar di wilayah tersebut.

Total keseluruhan makanan yang diproduksi mencapai 1.167 porsi termasuk sampel pemeriksaan laboratorium.

Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Kapolres Kepulauan Sitaro dengan Tim Food Safety dipimpin Raymond Nanangkong bersama Ikral Dolosemba.

Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Sitaro menegaskan komitmennya mendukung program makanan bergizi dengan tetap mengedepankan standar keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.