Nyiurpos.com, Manado – Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulawesi Utara resmi menyerahkan 50 siswa program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) asal daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T) kepada tujuh SMA dan SMK di Kota Manado.
Penyerahan dilakukan oleh Kadis Dikda Sulut, Dr. Femmy Suluh, M.Si, di Aula Dikda Sulut, Jumat (10/7/2026). Siswa-siswi tersebut berasal dari Kabupaten Kepulauan Talaud, Sangihe, dan Sitaro.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid PKLK Dikda Sulut Melinda Mamesah, S.Pd, MAP, serta tujuh kepala sekolah penerima.
Rincian 50 siswa ADEM yang diserahkan :
– SMAN 1 Manado : 10 siswa
– SMAN 9 Binsus Manado : 10 siswa
– SMAN 7 Manado : 5 siswa
– SMKN 1 Manado : 7 siswa
– SMKN 3 Manado : 7 siswa
– SMKN 6 Manado : 6 siswa
– SMKN 2 Manado : 5 siswa
Kabid PKLK Melinda Mamesah menyampaikan jumlah siswa ADEM tahun ini naik menjadi 50 orang dari sebelumnya 45 orang. Dengan penambahan ini, total siswa ADEM di tujuh sekolah tersebut kini 140 siswa.
“Ini lulusan terbaik SMP dari daerah 3T dengan nilai tinggi. Selama belajar di Manado mereka banyak berprestasi. Ada yang lulus SNBP di Unsrat, lulus SNBT di Poltekes, bahkan ada yang magang dan bekerja di Jepang,” ungkap Melinda.
Ia juga menegaskan seluruh biaya pendidikan, tempat tinggal, dan makan selama 3 tahun ditanggung penuh oleh Kemendikdasmen. “Gratis sampai lulus kelas XII,” tambahnya.
Para kepala sekolah penerima pun menyatakan siap mendidik.
Kepsek SMAN 9 Manado Hendra Masie menyebut total siswa ADEM di sekolahnya kini 30 orang.
Sementara Kepsek SMKN 3 Manado Selvie Ransulangi menyebut totalnya 17 orang.
Dikda Sulut optimis program ADEM dapat mencetak generasi cerdas dari daerah 3T yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (Pri)










Tim Redaksi