MANADO, Pilarportal.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 2 Manado resmi ditutup pada Jumat (17/7/2026).

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tanpa adanya laporan kasus kekerasan.

Pelaksanaan MPLS mengusung konsep “Ramah” sesuai Petunjuk Teknis dan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026.

Kepala SMA Negeri 2 Manado, I Wayan Sumertha, S.Pd., mengatakan sekolah menerima 324 siswa baru yang terbagi dalam sembilan rombongan belajar, dengan masing-masing kelas berisi 36 peserta didik.

“Sejak dibuka pada Senin (13/7) hingga penutupan hari ini, seluruh kegiatan berjalan lancar, aman, tertib, dan tidak ada satu pun laporan terkait kasus kekerasan,” ujar I Wayan Sumertha.

Selama pelaksanaan MPLS, para siswa baru memperoleh berbagai materi yang bertujuan membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta mengenalkan lingkungan dan budaya sekolah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain materi internal, sekolah juga menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, di antaranya Satlantas Polri, Satreskrim, Satresnarkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Menurut I Wayan Sumertha, materi tersebut penting untuk membekali peserta didik menghadapi tantangan pergaulan remaja sekaligus meningkatkan kesadaran hukum dan keselamatan.

“Materi ini sangat relevan agar siswa memahami pentingnya tertib berlalu lintas, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta memiliki pemahaman tentang hukum dan perlindungan diri,” katanya.

Sementara itu, uji kompetensi akademik yang semula dijadwalkan pada hari ketiga pelaksanaan MPLS sempat mengalami penundaan akibat gangguan server.

Tes tersebut akhirnya dapat dilaksanakan pada hari terakhir, bersamaan dengan penutupan kegiatan MPLS.

Pihak sekolah berharap seluruh siswa baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan belajar serta memulai proses pendidikan dengan semangat, disiplin, dan karakter yang positif.(pri)