Nyiurpos.com – Gorontalo – 12 Mei 2026 – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi umat.
Melalui penyaluran bantuan modal usaha, YBM PLN berupaya mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan pada Rabu (06/05), bertempat langsung di lokasi usaha penerima bantuan, Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Bantuan kali ini difokuskan kepada pelaku usaha warung sembako sebagai pilar ekonomi rumah tangga agar mampu berkembang di tengah tantangan ekonomi saat ini.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa PLN memiliki tanggung jawab moral untuk tumbuh bersama masyarakat. Menurutnya, keberadaan PLN tidak boleh hanya dirasakan melalui ketersediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui peningkatan taraf hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Program ini merupakan refleksi nyata dari semangat Beyond Service PLN. Kami hadir bukan sekadar sebagai penyedia jasa kelistrikan, melainkan sebagai mitra strategis dan motor penggerak pembangunan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap bantuan modal ini menjadi stimulan yang memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada ekonomi daerah secara makro,” ungkap Usman.
Lebih lanjut, Usman menambahkan bahwa penguatan UMKM adalah kunci pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif. “Saat UMKM lokal berdaya, masyarakat sekitar pun akan merasakan manfaatnya. Inilah bentuk nyata sinergi antara PLN dan masyarakat dalam menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Manager PLN UP3 Gorontalo, Hardi, didampingi oleh Ketua YBM PLN UP3 Gorontalo, Nazarudin Junus. Kehadiran jajaran manajemen ini mempertegas komitmen PLN dalam memastikan setiap program bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran.
Manager PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perseroan untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat.
“Program bantuan modal usaha ini adalah bentuk nyata kepedulian pegawai PLN melalui YBM untuk mendukung pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM agar tetap tangguh dan mampu naik kelas. Kami berharap modal ini memberikan manfaat nyata bagi penerima untuk terus berkembang, sehingga ke depan mereka bisa mandiri dan bahkan mampu membantu sesama,” jelas Hardi.
Sementara itu, Ketua YBM PLN UP3 Gorontalo, Nazarudin Junus, menjelaskan bahwa dana bantuan ini bersumber dari zakat penghasilan para pegawai PLN yang dipotong sebesar 2,5 persen setiap bulannya.
“Dana ini adalah amanah dari seluruh pegawai PLN yang kami kelola secara transparan. Kami berkomitmen untuk menyalurkannya kepada mereka yang benar-benar membutuhkan (mustahik) agar berubah menjadi individu yang berdaya secara ekonomi (muzakki) di masa depan,” terang Nazarudin.
Rasa syukur mendalam dirasakan oleh salah satu penerima manfaat, Mimin Jasin, pemilik warung sembako di Kelurahan Paguyaman. Ia mengaku bantuan ini menjadi angin segar bagi keberlangsungan usahanya.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian YBM PLN. Bantuan modal ini sangat berarti untuk menambah stok barang dagangan saya. Ini sangat membantu saya dalam menghidupi keluarga dan mengembangkan usaha kecil saya ini,” ungkap Mimin penuh haru.
Melalui program-program pemberdayaan seperti ini, PLN melalui YBM terus konsisten berperan aktif sebagai pilar pembangunan sosial dan ekonomi, membuktikan bahwa energi listrik yang dialirkan selaras dengan energi kebaikan yang disebarkan kepada masyarakat luas.
*Narahubung*
Noven N. Koropit
Manager Komunikasi & TJSL
PLN UID Suluttenggo
Tlp 0816239962
*Sekilas Tentang PLN*
_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan pilihan nomor satu pelanggan untuk solusi energi terintegrasi, melalui upaya pertumbuhan usaha, digitalisasi end-to-end, serta transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060._










Tim Redaksi