Nyiurpos.com, MINUT – Cuaca panas yang disertai angin kencang menjadi perhatian serius aparat keamanan di wilayah Kecamatan Likupang Timur.

Untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan, lahan, maupun permukiman, Polsek Likupang bersama unsur TNI dan pemerintah desa menggelar kegiatan Cipta Kondisi dan Deteksi Dini di Balai Desa Marinsow, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin Bhabinkamtibmas Desa Marinsow Aipda Achmad Nasucha ini melibatkan Babinsa Sertu Jekson Runtuwene, Hukum Tua Desa Marinsow Gabriel Tamasengge, BPD, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, warga diberikan edukasi mengenai risiko kebakaran yang meningkat akibat kondisi cuaca ekstrem. Aipda Achmad Nasucha menegaskan bahwa langkah pencegahan harus dilakukan bersama sebelum terjadi bencana yang dapat merugikan masyarakat.

“Cuaca yang sangat panas dan angin kencang membuat api mudah menyebar. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan dari potensi kebakaran,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, kepolisian menyampaikan sejumlah larangan kepada warga, antara lain tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuat api di lahan kering yang mudah terbakar, serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di sembarang tempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hukum Tua Desa Marinsow, Gabriel Tamasengge, menyatakan dukungannya terhadap upaya preventif yang dilakukan aparat. Ia mengajak masyarakat untuk mematuhi seluruh imbauan demi menjaga keselamatan lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi TNI-Polri bersama pemerintah desa dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap ancaman bencana yang dipicu faktor cuaca. Melalui edukasi dan deteksi dini, diharapkan potensi kebakaran dapat dicegah sehingga situasi kamtibmas di wilayah Desa Marinsow dan sekitarnya tetap aman serta kondusif.