Nyiurpos.com, TALAUD – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Pantai BBC, Kelurahan Beo Barat, Kecamatan Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (28/8/2026) siang.
Kobaran api yang sempat membesar berhasil dikendalikan berkat respons cepat personel Polsek Beo bersama masyarakat sekitar.
Peristiwa tersebut diketahui bermula sekitar pukul 10.30 WITA ketika FM (51), seorang petani setempat, sedang membersihkan area di samping rumah makan miliknya. Sisa rumput yang dikumpulkan kemudian dibakar di area terbuka.
Namun, api yang semula berukuran kecil tiba-tiba membesar dan merambat ke lahan di sekitarnya. FM pun kesulitan mengendalikan kobaran api yang semakin meluas.
Lurah Beo Barat, James Mahda (55), yang berada tidak jauh dari lokasi, mengatakan kondisi api saat dirinya tiba sudah cukup besar dan mulai menyebar di lahan terbuka.
Mengetahui kondisi tersebut, personel Polsek Beo segera bergerak melakukan pemadaman dan mengisolasi titik api dengan bantuan warga. Upaya tersebut berhasil mencegah kobaran api menjalar ke area yang lebih luas.
Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Dwi Yatmoko melalui Kapolsek Beo Ipda Eiffel Limporo menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi akibat kejadian tersebut.
“Penyebab kebakaran murni akibat kelalaian pembakaran limbah rumput di area terbuka. Kami mengimbau keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membakar sampah atau limbah kebun secara sembarangan di ruang terbuka, mengingat risiko perambatan api yang sangat cepat,” ujar Ipda Eiffel Limporo.
Setelah api berhasil dipadamkan, polisi melanjutkan penanganan dengan melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket), pemetaan dampak kebakaran, serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).










Tim Redaksi