Nyiurpos.com, MINUT – Respons cepat warga bersama aparat kepolisian berhasil mencegah kebakaran lahan kosong di Desa Maumbi Jaga IX, Kecamatan Kalawat, berkembang menjadi bencana yang lebih besar, Sabtu (25/7/2026) siang.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.40 WITA itu melanda area lahan kosong di belakang gudang bahan bangunan Catur Sentosa (CSA) dan kios RM. Bunga Trotoar. Kondisi angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan rerumputan kering serta sebagian material kayu yang berada di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Amang Sangasi (41), petugas keamanan gudang yang melihat kepulan asap tebal dari arah belakang bangunan. Saat mendatangi lokasi, ia mendapati api telah membakar lahan kosong dan berpotensi mengancam area usaha di sekitarnya.
Bersama sejumlah karyawan, Amang sempat berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, banyaknya titik api dan kondisi cuaca membuat upaya awal tersebut belum mampu mengendalikan kobaran api.
Kekhawatiran juga dirasakan Jaina Mahmud (53), pemilik kios RM. Bunga Trotoar. Saat mengetahui api semakin mendekati lokasi usahanya, ia segera mengamankan barang dagangan guna menghindari kerugian yang lebih besar.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Airmadidi langsung menuju lokasi untuk mengamankan area, melakukan pengumpulan bahan keterangan, sekaligus berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran agar proses pemadaman dapat dilakukan secepat mungkin.
Kapolsek Airmadidi Iptu Dedi Kodoati mengatakan, berkat koordinasi yang baik antara warga, kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan utama maupun permukiman warga.
“Terkait penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun berdasarkan analisa sementara di lapangan, diduga api berasal dari rerumputan kering yang tersulut puntung rokok yang masih menyala dan dibuang di sekitar lokasi,” ujar Iptu Dedi.
Menyikapi kejadian tersebut, Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar melalui Kapolsek Airmadidi mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghindari pembakaran sampah sembarangan, serta memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang.
Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan yang dapat mengancam keselamatan warga maupun aset usaha di sekitarnya.
“Kami akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Pencegahan kebakaran membutuhkan peran aktif semua pihak agar lingkungan tetap aman dan terhindar dari bencana,” pungkas Kapolsek.










Tim Redaksi